[CiSa] Chapter 6: Pudar

“Nduk….” sayup-sayup suara Bunda Vay memanggil. Citra berusaha membuka matanya perlahan. Berat. Kepalanya terasa habis dipukul palu godam yang amat besar. Sakit sekali. Pandangan yang samar-samar pelan-pelan menjadi jelas. Bunda Vay menggenggam jemari Citra. Ayah Danu berdiri mengobrol dengan Papa Roy di sudut kamar. Sementara Mama Rien berada dalam pelukan Sarah. Mata Citra menyapu seluruh…