Best Friends – Chapter 5

Chapter 5: You Got a Friend

Alyssa mencari pojok kosong untuk menikmati jus bayam dan sepotong Croissant di sebuah juice bar. Tatapannya tertumbuk pada sosok anak perempuan yang tersenyum lebar ke arahnya. Alyssa mengenali gadis berambut ikal coklat yang memiliki senyum Joker itu. Marjorie. Alyssa pura-pura tidak melihatnya. Entah kenapa, Marjorie membuatnya bergidik. Alyssa memilih meja di dekat area dekat pot bunga besar.

Alyssa menikmati Croissant-nya sambil berselancar di iPad putihnya, asyik membaca berita lain tentang sosok yang semalaman menyita perhatiannya — Slender Man.

Slender Man? Dia kasih tahu sesuatu ke aku, loh!” Tiba-tiba telinga kanan Alyssa terasa hangat. Ada yang berbisik lirih di belakangnya. Bulu kuduk Alyssa sontak berdiri dan membuatnya secara refleks menoleh ke arah sumber suara. Marjorie! Alyssa memundurkan kursinya menjauh dari gadis yang tengah tersenyum ala Joker itu.

Astaga! Alyssa bahkan tidak mendengar langkahnya saat gadis itu berjalan mendekati Alyssa.

Kriieekkkkk

Tanpa dipersilahkan, Marjorie menarik kursi di samping bangku Alyssa. Sementara Alyssa masih terbelalak dalam keadaan berdiri sambil berusaha mengatur nafasnya yang tak beraturan karena terkejut.

Click image to find source.

Slender Man bilang, dia punya mansion yang besar dan bagus banget. Katanya aku boleh tinggal di sana,” Marjorie bercuap seraya telunjuknya menelusuri laman tentang Slender Man yang sedang dibuka Alyssa di iPad-nya. Alyssa sedikit terkejut dengan ucapan Marjorie.

“Kamu mau ikut, enggak?” tambah Marjorie. Alyssa hanya diam terpaku. Alyssa bahkan baru bertemu satu kali dengan gadis ini, tapi sekarang dia bicara seolah sudah mengenal Alyssa sejak lama.

“Hey, jawab, dong,” Marjorie mendesak Alyssa memberi jawaban. Masih merasa ragu, Alyssa kembali ke kursinya dengan tetap menjaga jarak dari gadis yang dianggapnya aneh ini.

Semalam, Slender Man juga bilang begitu padaku. Bagaimana bisa Slender Man bilang hal yang sama ke Marjorie?

Alyssa bimbang. Haruskah dia mengatakan hal ini pada Marjorie? Gadis asing yang memiliki senyuman mengerikan?

“Kamu tau nggak, di mansion Slender Man, kita bisa berbuat apapun sesuka kita. Kita bebas ngapain aja di sana,” Marjorie berusaha meyakinkan Alyssa.

Alyssa terus mendengarkan gadis itu bicara tentang Slender Man. Semakin Marjorie menceritakan sosok bertubuh tinggi tanpa wajah yang misterius itu, semakin tumbuh ketertarikannya pada makhluk itu. Secara bersamaan, rasa penasaran pada Marjorie juga ikut bertambah.

Sore itu di sebuah sudut juice bar, pot bunga Bakung menjadi saksi atas munculnya kuncup pertemanan di antara sang Schizofrenia dan Sociopath.

Click image to find source.

Based on real case of “Slender Man Stabbing”

Cover Image by

https://phys.org/news/2020-10-environment-suitable-growth.html
Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *