INDIGO : Berkah atau Musibah?

Bismillaahirrohmaanirrohiim,

 

Buka YouTube, muncul show terbaru di sebuah TV swasta nasional. Acara ini formatnya reality show, dengan bintang utama seorang Indigo. Penasaran, saya buka videonya. Durasi acara 1,5 jam, dan sepanjang acara itu pula saya geleng-geleng kepala. “Kok bisa ya acara perusak aqidah gini dijadikan panggung?”

Lucunya, acara ini diputar setiap hari menjelang tengah malam. Dan hebatnya, meraih rating 1,7 yang bisa dibilang cukup tinggi untuk tayangan tengah malam.

 

Hal ini membuat hati menjadi sedih, karena acara seperti ini merusak aqidah. Kok merusak aqidah?

 

Begini…. Di acara tersebut, sang Indigo akan “membaca” masa lalu, masa depan, dan hal-hal ghaib dari peserta sebelum peserta menceritakan mengenai kisah dirinya. Dan kemudian yang “dibaca” sang Indigo itu adalah benar adanya. Sehingga peserta, penonton mempercayai yang disampaikannya.

 

Hal ini jelas merusak aqidah, hanyalah Allaah yang mengetahui hal-hal ghaib, sebagaimana disampaikan dalam ayat berikut ini :

 

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ ۚ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

“Katakanlah : “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib kecuali Allaah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan” [QS. An-Naml 27 : 65]

 

MALAIKAT TIDAK MENGETAHUI HAL GHAIB

Jangankan manusia, malaikat saja tidak mengetahui hal-hal ghaib,

“Dan ingatlah ketika Rabbmu berfirman kepada para malaikat: ‘Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.’ Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’ Allah berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui.’ Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: ‘Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!’ Mereka menjawab: ‘Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana’.” [QS. Al Baqarah 2 : 30-32]

 

JIN TIDAK MENGETAHUI HAL GHAIB 

Andaikan jin mengetahui hal ghaib, tentulah para jin berhenti bekerja bila mereka mengetahui waktu wafatnya Nabi Sulaiman saat beliau mengawasi para jin membangun apa yang diperintahkan Nabi Sulaiman. Kenyataannya, mereka tahu Nabi Sulaiman wafat ketika tongkat yang menopang tubuhnya menjadi rapuh dimakan rayap.

“Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan.” [QS. Saba’ 34 : 14]

 

MANUSIA TIDAK MENGETAHUI HAL GHAIB

Tak ada satupun manusia mengetahui hal ghaib begitu saja, kecuali bagi para Rasul yang diberikan pengetahuan mengenai hal ghaib yang disampaikan Allaah,

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا﴿٢٦﴾إِلَّا مَنِ ارْتَضَىٰ مِنْ رَسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا

“(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridahiNya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan belakangnya” [QS Al Jinn 72 : 26-27]

dengan tujuan agar dalam dakwahnya dapat memudahkan untuk mengajak manusia melihat kuasa Allaah dan menyampaikan firman Allaah.

قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ وَلَا أَقُولُ لَكُمْ إِنِّي مَلَكٌ ۖ إِنْ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا يُوحَىٰ إِلَيَّ 

“Katakanlah : “Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allaah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku” [QS. Al-An’am 6 : 50]

Mengenai ayat-ayat di atas, jangan dipahami secara letterlijk ya…. Harus dengan bimbingan guru ngaji (yang syar’i) masing-masing. Jangan sampai salah dipahami dan merasa “Kalau begitu indigo termasuk yang di ayat ini dong?” BIG NO.

 

BAGAIMANA INDIGO BISA MENGETAHUI HAL GHAIB?

Jadi timbul pertanyaan bagaimana seorang indigo bisa melihat makhluk halus? Sederhana. Manusia tidak bisa melihat jin, tapi jin bisa melihat manusia. Yaa banii adama… Allaah telah menuliskannya dalam Al Qur’an

يَا بَنِي آدَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ الْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَاتِهِمَا إِنَّهُ يَرَاكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُ مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ إِنَّا جَعَلْنَا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاء لِلَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ

Wahai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan, sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu-bapakmu dari surga; ia menanggalkan pakaiannya dari keduanya untuk memperlihatkan–kepada keduanya–‘auratnya. Sesungguhnya, ia (iblis/setan) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang (di sana) kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya, Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.” [QS. Al-A’raf 7 : 27]
Hanya jin yang bisa melihat sesama jin. Jadi, kalau Indigo mampu melihat jin, artinya…?

 

Lalu, bagaimana Indigo bisa melihat peristiwa masa lalu? meramal masa depan? menerawang hal ghaib dalam tubuh manusia?

Jawabannya satu : bersekutu dengan Jin.

Bagaimana caranya? Kok jin bisa tau hal-hal ghaib?

Karena jin mencuri berita dari langit. “Ah masa…. apa buktinya?” Nih buktinya :

Dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api, dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).” [QS. Al Jin: 8-9]

 

CLOSURE

Tak ada seorang manusia biasa yang bisa “menerawang masa lalu” dan “meramalkan masa depan”, kecuali ia telah bersekutu dengan jin.

Teman-teman yang masih menganggap Indigo adalah HEBAT, BERKAH, singkirkanlah anggapan itu. Sejatinya, being Indigo adalah MUSIBAH. MUSIBAH. MUSIBAH. Jalan terbaik adalah dengan ruqyah. Keluarkan jin yang hinggap di dalam tubuhnya.

Jangan tanya-tanya sama orang Indigo dan minta dia “membaca” kamu. Allaah jelas-jelas melarang kita (jangankan bertanya kepada dukun), mendatangi saja kita tidak boleh. Bahaya. Bahaya bagi aqidah.

Masa iya kita mau tanya sama syaitan, bahkan memujinya, sedangkan syaitan itu adalah musuh manusia. Yang ada kita dikibulin sama si syaitan. Syaitan itu seperti maling. Dia akan mencari banyak cara untuk meruntuhkan benteng keimanan kita.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ (168) إِنَّمَا يَأْمُرُكُمْ بِالسُّوءِ وَالْفَحْشَاءِ وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ (169)

Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” [QS. Al-Baqarah 2 : 168-169]

 

Wallahu a’lam bishawab

 

Saya tidak akan memberikan profil tokoh indigo yang dimaksud, agar teman-teman tidak menjadi penasaran dan malah mencari-cari. Lebih baik teman-teman melihat video di link di bawah ini, semoga Allaah memberikan hidayah kepada kita semua, dijauhkan dari perbuatan syirik, dan Allaah mewafatkan kita semua dalam keadaan husnul khotimah. Aamiin

https://www.youtube.com/watch?v=Y4ddDlRRQe8

https://www.youtube.com/watch?v=3wmwxxtPll8

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *